Postingan

Sepenggal Cerita Terdahulu" Untuk kau yang pernah singgah dihatiku"

Gambar
Untuk sebuah cerita panjang yang telah kita lalui,.. yaa,.. begitu banyak kenangan yang tak akan terlupakan sepanjang masa, Kita yang berencana, Tapi Allah lah yang akan menentukan bagaimana kedepannya. Cerita demi cerita kita rangkai bersama, suka dan duka pun kita genggam berdua Dalam perjalanan yang penuh liku-liku itu, tak terbesit sedikit pun diri ku untuk kehancuran dan keterpurukan mendalam di kehidupan kita masing-masing Ingatkah kau dikala kita berjanji bersama untuk selalu satu,.. Ingatkah kau dikala sepi menghadang, kau ingatkan ku klw didalam sini kau slalu menyertai ku,.. Yaa,. Bukan waktu yang sebentar untuk mengukir cerita itu,.. dan bukan kenangan tampa arti yang bisa terlupakan begitu saja. Dan sekarang, ketidak sejalannya pemikiran kita membuat semua terhenti, mungkin kau benarkan ucapan kau ketika kejenuhan itu hadir,.. aku pun pernah merasakan nya, tpi apa adil untuk ku kau jenuhkan kehadiran ku yang mungkin tak secara langsung itu dengan waktu yang begitu lama,...

Lost

Gambar
Entah kau punya waktu untuk membacanya atau langsung mengabaikan terserah,.. Aku tak seharusnya mengganggumu atau pun memohon-mohon agar kau kembali,aku tau itu semua mungkin sia-sia.aku tau bagaimana kamu dan segala sifat egomu,tapi aku pun tak tau kenapa aku melakukan semua ini kalau hanya untuk melukai diri sendiri.mengapa kita tidak membuat akhir yang indah, yang indah untuk sebuah hubungan yang pernah indah,kalau memang semua harus berakhir?? Aku munkin tidak berhak membenci mu hanya karna kau tak lagi membalas cintaku.Kalaupun akhir ceritanya seperti ini, aku juga tak akan pernah menyesali doa-doa yang dulu ku panjatkan untuk meminta mu kembali pada saat-saat tersulit dalam hidupku,untukmu yang tak terlupakan.Aku mungkin telah banyak melakukan kesalahan yang melukaimu hingga kau tak sudi memaafkan semua itu. ''Orang memiliki cara sendiri-sendiri untuk mempertahankan dan memperjuangkan cinta sejatinya,. Walau berbatas jarak dan waktu, bukankah itu yang kau ucapkan...